Menata Keuangan Sebelum Mengambil KPR
Sehatnya kredit ditentukan sebelum akad: kelola utang, bangun dana darurat, dan pastikan rasio cicilan tidak mencekik.
Aturan praktis: total angsuran bulanan hendaknya tidak lebih dari 30–40% penghasilan bersih. Bank menilai ini lewat rasio terhadap slip gaji, tetapi yang berhitung setiap bulan adalah kamu.
Prioritas pertama: lunasi atau kurangi utang konsumtif (KTA, kartu kredit, gadai). Setiap utang konsumtif menurunkan kapasitas plafon dan menaikkan risiko finansialmu.
Bangun dana darurat 3–6 bulan pengeluaran sebelum akad. Kehilangan pekerjaan atau krisis di tahun-tahun pertama KPR adalah momen paling rentan; dana darurat adalah penyelamat.
Di area 6–12 bulan sebelum pengajuan: jaga riwayat rekening tetap sehat (jangan sampai saldo terus tipis atau sering telat bayar), hindari mengajukan pinjaman lain berdekatan (semua tercatat di SLIK dan bisa menurunkan penilaian bank), dan stabilkan pekerjaan.
Siapkan juga 'pos biaya awal' terpisah dari DP: BPHTB, notaris, provisi, asuransi. Mengambil semuanya dari DP adalah resep keuangan jebol di tengah jalan.
Terakhir, jangan habiskan seluruh tabungan pada rumah. Sisa dana untuk perbaikan, furnitur, dan kebutuhan pindahan sering dilupakan dan memicu utang baru.